SETTING PPoE DI MODEM
TATA CARA SETTING PPoE DI MODEM
1.Masuk ke winbox
2. Kemudian klik IP > DHCP CLIENT > ( + ) > Pilih interfaces : ether1. > klik OK .( IP DHCP CLIENT ini buat narik IP otomatis dari modem/ISP ke MikroTik lewat ether1. Biar MikroTik-nya dapet jalur internet dulu )
3. Setelah itu set IP manual di ether3 (192.168.8.1/24) yang bakal jadi gerbang (gateway) buat jaringan lokal/client. Masuk ke IP > Address > tambah IP baru : 192.168.8.1/24 untuk interfaces : ether3
4. Kemudian Nyiapin "kolam" IP (192.168.8.3 - 192.168.8.13). Nanti client PPPoE bakal dapet IP secara otomatis dari rentang ini.
Masuk IP > Pool > isi name : IP POOL ( bisa kalian ganti) > address : 192.168.8.3-182.168.8.13 ( ini juga bisa terserah kalian belakang nya berapa asal jangan 1 ) > OK
5. Masuk di PPP > PPPoE Servers > ( + ) > service name : SMKN 1 DLANGGU > interfaces : ether3 > OK
6. Kemudian ke PPP profiles > general > Name : XII TKJ > local address : 192.168.8.1 > Remote Address : IP POOL
7.Kemudian ke limits > Rate Limit : 5M/5M > OK
8.Karena ini pake dua modem jadi di secret nya buat dua
PPP > Secret
Name : SMKN 1 DLANGGU
Paswword : SMKN 1 DLANGGU
Service : pppoe
Profile : XII TKJ
Name : XII TKJ
Paswword : XII TKJ
Service : pppoe
Profile : XII TKJ
10. Kemudian sambung kan laptop dengan modem,setelah itu di chrome masukkan ip modem setelah itu masukkan
User account : superadmin
Paswword : suportadmin
11. Setelah berhasil login ke modem, masuk ke menu Network > Broadband. Kemudian lakukan pengaturan seperti pada gambar. Jika semua port LAN pada modem ingin dapat mengakses internet, centang seluruh opsi LAN. Apabila ingin semua SSID pada modem aktif, centang juga seluruh pilihan SSID. Selanjutnya masukkan Username dan Password sesuai dengan data Secret yang telah dibuat di MikroTik, lalu klik Create untuk menyimpan konfigurasi. Ulangi langkah yang sama untuk membuat koneksi pada modem yang kedua.
12. Selanjutnya, masih pada menu Network, pilih tab WLAN. Buka pengaturan SSID1, lalu aktifkan opsi SSID Enable. Setelah itu, masukkan nama SSID sesuai dengan nama yang telah dibuat pada Secret di MikroTik. Pada bagian Authentication Type, pilih WPA/WPA2-PSK apabila ingin jaringan Wi-Fi menggunakan password. Jika tidak ingin menggunakan kata sandi, pilih Open System. Setelah semua pengaturan selesai, klik Create untuk menyimpan konfigurasi.













Comments
Post a Comment