SPLITTER

Splitter adalah perangkat yang berfungsi untuk membagi satu jalur sinyal menjadi beberapa jalur keluaran tanpa mengubah isi sinyal tersebut.

Dalam jaringan fiber optik, splitter digunakan untuk membagi satu sinyal cahaya dari kabel fiber menjadi beberapa cabang. Biasanya dipakai pada jaringan FTTH (Fiber To The Home) untuk menghubungkan satu kabel dari provider ke banyak pelanggan.

Contoh:

* 1 input → 4 output = 1 kabel fiber dibagi menjadi 4 jalur pelanggan.

* 1 input → 8 output = 1 kabel fiber dibagi menjadi 8 jalur pelanggan.

Jenis splitter fiber optik:

1. PLC Splitter (Planar Lightwave Circuit)

    * Pembagian sinyal lebih stabil.

    * Bisa memiliki banyak port (misalnya 1:8, 1:16, 1:32, 1:64).

    * Banyak digunakan di jaringan FTTH.

2. FBT Splitter (Fused Biconical Taper)

    * Teknologi lama.

    * Biasanya digunakan untuk jumlah pembagian kecil.

Contoh alur jaringan:

OLT (kantor ISP) → Kabel Fiber Optik → Splitter → Kabel Fiber Optik → Rumah pelanggan (ONT/ONU)

Jadi sederhananya: splitter = alat pembagi jalur fiber optik agar satu sumber bisa dipakai oleh banyak pengguna.

1:16


1:2 outputnya 4 

1:4




1:8


        

SFP

SFP (Small Form-factor Pluggable) adalah modul transceiver kecil yang digunakan pada perangkat jaringan seperti switch, router, dan OLT untuk menghubungkan perangkat melalui kabel fiber optik atau kabel tembaga.

Fungsi SFP:

  • Mengubah sinyal listrik menjadi sinyal optik (cahaya) agar bisa dikirim melalui kabel fiber optik.
  • Menerima sinyal optik dan mengubahnya kembali menjadi sinyal listrik.
  • Menjadi penghubung antara perangkat jaringan dengan media transmisi.

SFP (Small Form-factor Pluggable) = modul yang bisa dilepas dan dipasang pada perangkat jaringan.
GPON (Gigabit Passive Optical Network) = teknologi jaringan fiber optik yang digunakan untuk membagi koneksi internet ke banyak pelanggan.

Contoh penggunaan:

Switch → SFP → Kabel Fiber Optik → SFP → Router/Switch lain

PATCH CORD

Patch cord adalah kabel pendek yang digunakan untuk menghubungkan dua perangkat jaringan atau menghubungkan perangkat ke panel/konektor.

Dalam jaringan komputer dan fiber optik, patch cord sering digunakan untuk koneksi yang membutuhkan pemasangan cepat dan rapi.


Jenis patch cord:

  1. Fiber Optic Patch Cord
    • Menggunakan kabel fiber optik.
    • Dipakai untuk menghubungkan perangkat seperti ODF, OLT, switch, dan SFP.
    • Memiliki konektor seperti SC, LC, atau ST.
  2. Contoh:
    SFP → Patch Cord Fiber → ODF
  3. UTP Patch Cord (LAN)
    • Menggunakan kabel tembaga dengan konektor RJ45.
    • Biasanya digunakan untuk menghubungkan komputer ke switch atau router.

Fungsi patch cord:

  • Menghubungkan perangkat jaringan.
  • Memudahkan instalasi dan perawatan jaringan.
  • Membuat pemasangan kabel lebih rapi.
Sebagai penghubung antara perangkat aktif dan jalur kabel utama.


ODP


ODP (Optical Distribution Point) adalah kotak distribusi fiber optik yang berfungsi sebagai tempat pembagian dan penyambungan kabel fiber optik sebelum masuk ke rumah pelanggan.

Dalam jaringan FTTH (Fiber To The Home), ODP berada di antara ODC dan pelanggan (ONT/ONU).

Alur jaringan:
OLT → Kabel Fiber Utama → ODC → ODP → Kabel Drop Fiber → ONT/ONU Pelanggan

Fungsi ODP:

  • Membagi jalur fiber dari kabel distribusi ke beberapa pelanggan.
  • Tempat penyimpanan sambungan fiber (splice).
  • Melindungi sambungan fiber dari debu, air, dan kerusakan.
  • Mempermudah teknisi saat melakukan pemasangan atau perbaikan.

Jenis ODP:

  1. ODP Pole
    • Dipasang pada tiang.
    • Sering digunakan di area perumahan.
  2. ODP Wall
    • Dipasang di dinding gedung atau rumah.
  3. ODP Closure
    • Bentuknya seperti tabung/kapsul.
Biasanya dipasang di tiang atau kabel udara.


KONEKTOR SC LC

Konektor SC dan LC adalah jenis konektor fiber optik yang digunakan untuk menghubungkan kabel fiber dengan perangkat jaringan seperti ODF, ODP, OLT, SFP, dan switch.

PERBEDAAN KONEKTOR SC DAN LC

Perbedaan

SC

LC

Ukuran

Lebih besar

Lebih kecil

Sistem pengunci

Push-pull

Klik seperti RJ45

Ferrule

2,5 mm

1,25 mm

Penggunaan umum

FTTH, ODP, ONT

SFP, switch, data center

Kepadatan port

Lebih sedikit

Lebih banyak


Kesimpulan:

  • SC → sering dipakai untuk jaringan fiber pelanggan seperti FTTH.
LC → sering dipakai untuk perangkat jaringan modern karena ukurannya kecil dan cocok untuk SFP.
ROUTER

Router adalah perangkat jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan dua atau lebih jaringan yang berbeda dan mengatur jalur pengiriman data agar sampai ke tujuan.

Fungsi router:

  1. Menghubungkan jaringan
    • Contoh: menghubungkan jaringan LAN di rumah/sekolah dengan internet.
  2. Mengatur jalur data (routing)
    • Router menentukan jalur terbaik untuk mengirim paket data.
  3. Membagikan koneksi internet
    • Satu koneksi internet bisa digunakan oleh banyak perangkat.
  4. Memberikan alamat IP
    • Router dapat memberikan IP otomatis menggunakan DHCP.

Contoh alur jaringan:

Internet → Modem/ONT → Router → Switch → Komputer/HP


OLT

OLT (Optical Line Terminal) adalah perangkat utama pada jaringan fiber optik GPON yang berfungsi sebagai pengirim dan pengatur sinyal dari pusat (ISP) menuju pelanggan.


OLT biasanya berada di kantor pusat ISP (provider) atau ruang server.


Fungsi OLT:


  1. Mengirim data melalui kabel fiber optik
    • Mengubah data listrik menjadi sinyal cahaya untuk dikirim ke pelanggan.
  1. Menerima data dari pelanggan
    • Menerima sinyal dari ONT/ONU dan meneruskannya ke jaringan provider.
  1. Mengatur banyak pelanggan
    • Satu OLT dapat melayani banyak pelanggan melalui bantuan splitter.
  1. Mengelola jaringan GPON
    • Mengatur bandwidth, koneksi, dan komunikasi antara provider dan pelanggan.


Alur jaringan GPON:


Internet → Router/Core Network → OLT → Kabel Fiber Optik → Splitter → ODP → ONT/ONU Pelanggan




Comments

Popular posts from this blog

HOSPOT

Cara Konfigurasi 3 PPPoE dan 1 Hotspot pada MikroTik, Modem, dan Router Wireless

BASIC CONFIGURASI